Trip TN Komodo Labuan Bajo, Pemandangan Indah dan Berkesan

Sobat Generasi46, pada seri menyusuri bumi Allah kali ini saya akan membagikan pengalaman saya melakukan trip wisata di labuan bajo. Labuan bajo sudah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai  destinasi wisata premium berskala dunia yang ada di Indonesia. Tentunya dengan statusnya ini menarik seluruh wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang menikmati keindahan alamnya. 

Perjalanan wisata ke labuan bajo kali ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya pada tahun 2024 lalu, untuk pertama kalinya melakukan trip wisata ke labuan bajo dengan menggunakan kapal phinisi yang keren. Pada perjalanan kedua kali ini agak berbeda dengan yang sebelumnya karena dengan budget yang terbatas, dan destinasi yang sedikit berbeda dari sebelumnya.

Berbeda dengan trip sebelumnya yang menggunakan kapal phinisi, trip kali ini menggunakan perahu motor kecil yang hanya muat sekitar 7 - 8 orang saja. Biaya untuk sewa 1 perahu berkisar antara 3 jutaan waktu itu, sehingga jika tripnya berkelompok maka dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan masing-masing orang. Untuk mencari perahu yang dapat disewakan juga cukup mudah, banyak yang menawarkan jasa di sekitar pantai labuan bajo.

Trip kali ini, rute yang kami ambil adalah rute ke 3 destinasi yakni pulau padar, pulau rinca dan pulau kelor. Untuk pulau padar sendiri, ini sudah merupakan trip yang kedua, karena sebelumnya juga mampir kesini. Memang ke pulau padari ini tidak pernah membosankan meskipun sudah pernah kesini, karena pemandangan yang ditawarkan begitu sangat indah.

Perjalanan ke pulau padar dimulai dari pelabuan labuan bajo dengan waktu tempuh sekitar 3 jam karena menggunakan perahu biasa. Jika menggunakan kapal speed boot maka waktu tempuh bisa terpangkas menjadi 1- 2 jam saja. Untuk trip ini, sebaiknya diatur jadwalnya berangkat lebih awal pagi agar sampai di pulau padar tidak terlalu panas. Sesampainya di pulau padar, kita akan disambut oleh satwa liar seperti rusa yang berkeliaran di sepanjang pesisir pantai. Untuk menikmati keindahan pulau padar tentunya kita harus menyiapkan ekstra tenaga karena harus menaiki sekitar 800 anak tangga untuk sampai ke puncak yang merupakan spot pemandangan terindah. Sebaiknya gunakan sepatu atau alas kaki yang nyaman ditambah dengan kacamata dan topi serta gunakan tabir surya dan jangan lupa membawa air minum di tumbler.

Terdapat beberapa pos sebagai penanda spot menikmati pemandangan pulau dan juga sambi mengabadikan momen foto yang keren. Untuk mendapatkan spot yang paling indah tentunya harus mendaki sampai ke tempat yang lebih tinggi di pos 5 sebagai tempat yang paling ikonik. Di sinilah kita bisa melihat pemandangan ikonik yakni pemandangan 3 teluk melengkung. Tips bagi teman teman yang juga ingin ke pulau padar harus pintar mengatur waktu kedatangan karena di tempat ini diatur jam shift kunjungan. Shif pagi akan dibuka mulai pukul 05.00 - 11.00 Wita selanjutnya ditutup dan akan dibuka kembali pada shif sore di mulai pukul 15.00 - 18.00 Wita.

Setlah puas menikmati keindahan panorama puncak pulau padar, trip kami berlanjut ke destinasi kedua yakni pulau rinca. Perjalanan ke pulau rinca ini memakan waktu 2 - 3 jam karena menggunakan perahu biasa. Pulau rinca merupakan salah satu habitat asli terbesar bagi komodo selain pulau komodo itu sendiri. Meskipun di trip sebelumnya saya sudah melihat komodo secara langsung di pulau komodonya, dipulau rinci ini juga ingin merasakan sensasi yang berbeda di habitat asli lainnya. Berbeda dengan suasana di pulau komodo, di pulau rinca ini, suasananya sudah di seting sedemikian rupa untuk memberikan kenyamanan yang ekstra bagi wisatawan ketika melihat spesies purba ini. Di tempat ini sudah disediakan fasilitas jembatan layang yang kok dan panjang saat mulai memasuki wilayah loh buaya. Diatas jembatan ini, wisatawan sudah bisa melihat banyak komodo yang berkeliaran di habitat aslinya ini secara aman. Selain itu, juga tersedia museum niang komodo sebagai pusat informasi dan edukasi. Juga tersedia jalur treking untuk menyusuri lebih dalam habitat asli komodo ini. Untuk trekking sendiri, ada 3 jalur yang dapat kita pilih sesuai kemampuan kita yakni short trek, medium track dan long track. Jalur dan durasi tracking berkisar antara 30 menit sampai dengan 2 jam tergantung pilihannya. Selama trakking juga akan ditemani oleh guide khusus yang akan menjelaskan banyak hal tentang habitat alami komodo di pulau rinca. Sekedar informasi, sebaiknya perempuan yang sedang dalam masa haid tidak disarankan untuk masuk ke kawasan pulau rinca. Selain itu, jika anda ingin mendapatkan hasil foto yang bagus bersama komodo, jangan segan segan meminta tolong guide untuk mengambilkan foto untuk anda. Mereka sudah sangat terlatih bagimana cara mengambil foto dengan hasil yang baik dan keren.

Setelah mengabadikan momen dengan berfoto bersama komodo, perjalanan dilanjutkan ke trip terakhir yakni pulau kelor. Perjalanan ke pulau kelor ini dengan kapal berkisar 1 - 2 jam perjalanan. Pulau kelor merupakan pulau tak berpenghuni di kawasan taman nasional komodo. Pulau ini dikenal sebagai tempat yang sangat cocok untuk melepaskan kepenatan setelah perjalanan yang panjang dengan aktivitas berenang dan snorkling. Selain itu, duduk bersantai di pesisir pantai sambil menikmati beragam jajanan lokal seperti kelapa muda sungguh sangat berkesan. Jika masih ada tenaga, dapat juga melakukan trakking ke puncak bukit yang ada di pulau kelor untuk menikmati pemandangan sekitar yang cukup indah. Sang mentari sudah mulai condong ke arah barat menandakan perjalanan sudah tiba pada akhirnya dan perahu pun sudah mulai di arahkan pulang kembali menuju labuan bajo. Perjalanan dari pulau kelor ke pelabuhan labuan bajo ditempuh sekitar 20 - 30 menit. 

Tips untuk Trik ke TN Komodo yang perlu diperhatikan :

  1. Upayakan berangkat dari labuan bajo dengan kapal di waktu subuh, paling lambat jam 5 sudah jalan, agar di perjalanan tidak berjumpa dengan ombak yang cukup membuat jantung berdetak kencang apalagi jika menggunakan kapal yang kecil.
  2. Sebaiknya menyediakan uang tunai untuk memudahkan pembayaran pada masing-masing destinasi wisata dan juga sekedar jajan pada warga lokal yang berjualan di sekitaran destinasi
  3. Untuk berkunjung ke pulau rinca melihat komodo, sebaiknya jangan dilakukan saat dalam masa haid bagi perempuan.
  4. Pergi secara berkelompok agar meminimalisir biaya yang dikeluarkan terkait sewa kapal dan biaya tak terduga lainnya.
  5. Jangan lupa siapkan sun screen, kacamata dan topi karena panasnya poll.














Posting Komentar

0 Komentar